“Gila Rip! Kita di New York!”
Saya dan Arip Syaman, sahabat saya yang ajaib, ada di New York. Terdengar ganjil. Tapi begitulah adanya. Kami pun masih sering tidak mempercayainya. “Gile men! Kita di New York! Becandanya parah ni!’ kata… Read More
Saya dan Arip Syaman, sahabat saya yang ajaib, ada di New York. Terdengar ganjil. Tapi begitulah adanya. Kami pun masih sering tidak mempercayainya. “Gile men! Kita di New York! Becandanya parah ni!’ kata… Read More
Graveyards have a special place in my heart. It is no secret that I get particularly excited with ideas of the dead and the undead. I practically dragged my friends to the Capuchin… Read More
Saya akan mengenang sebuah Jumat sore di Bulan April sebagai hari dimana saya menemukan salah satu tempat paling damai yang pernah saya datangi. Tempat yang ingin saya datangi saat bersedih. Tempat dimana saya… Read More
Saya dan Gypsytoes memiliki kegemaran yang agak tercela. Kami senang saat secara tidak sengaja menguping pembicaraan di sekitar. Saat bergelantungan di busway saya pernah tidak sengaja mendengar seorang pria berbicara dengan kekasihnya di… Read More
Bali di sekitar hari raya Galungan masih memberikan nuansa yang tenteram. Barisan janur masih menjadi pemandangan yang khas. Keluarga kecil dalam pakaian adat, beriringan menuju pura, masih tampil sebagai wajah pulau nan indah… Read More
We know that we have left footprints during our many muddy, dusty walks, but we never thought that it’ll extend to the press! Such a lovely surprise, CHIC magazine picked our travelogue to… Read More
“I think this is the closest I’ve ever been to paradise,” kata Gypsytoes. Pagi itu kami sedang melamun di atas dek kapal di Halong Bay. Saya rasa ia tak berlebihan. Barisan bukit batu… Read More